NGAWI — Upaya membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui kegiatan “Penguatan Budaya Anti Korupsi dalam Upaya Peningkatan Indeks Survei Penilaian Integritas (SPI)” pada Selasa, 26 Agustus 2025. Acara yang diprakarsai oleh Inspektorat Kabupaten Ngawi ini digelar secara hybrid, dengan pusat kegiatan bertempat di Nata Hotel Ngawi by Azana, dan diikuti pula secara daring oleh seluruh kecamatan dan desa se-Kabupaten Ngawi.
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Ia didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto, serta Inspektur Kabupaten Ngawi, Yulianto Kusprasetyo. Hadir pula Anggota DPRD, para Asisten, Staf Ahli, hingga para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Ngawi, termasuk Camat Ngrambe Kusnu Heri Purwanto.

“Integritas adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. Tanpa budaya anti korupsi yang kuat, apa pun yang kita bangun tidak akan berdiri kokoh,” tegas Ony dalam sambutannya.
Selain jajaran pimpinan daerah, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Itjen Kemendagri melalui video konferens, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Ngawi yang memberikan perspektif penegakan hukum. Diskusi berlangsung hidup, menyoroti langkah-langkah preventif, mekanisme pengawasan, dan pentingnya komitmen bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan.
Bagi peserta, kegiatan ini meninggalkan kesan yang mendalam. Siswanto, salah satu peserta yang hadir langsung di lokasi, menuturkan,

“Kegiatan ini penting sekali. Bukan hanya soal administrasi atau aturan, tapi soal membentuk kesadaran kita semua. Integritas harus menjadi budaya, bukan sekadar slogan.”
Komentar itu sejalan dengan tujuan utama kegiatan: menginternalisasi nilai-nilai antikorupsi agar menjadi bagian dari perilaku sehari-hari, baik di tingkat pemerintah daerah hingga desa.

Di sisi lain, partisipasi para staf kecamatan dan desa secara daring menunjukkan bahwa semangat membangun budaya integritas tidak mengenal batas ruang. Dengan keterlibatan menyeluruh, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap capaian Indeks Survei Penilaian Integritas (SPI) dapat meningkat, sekaligus menjadi indikator nyata dari kerja bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.