NGRAMBE-Cahaya harapan menyala di sejumlah rumah tangga miskin di Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, ketika Tim Monitoring dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ngawi bersama Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, Raden Wahyu Triyanto, menyambangi empat desa yang menjadi sasaran Program Bantuan Pasang Baru Listrik dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur. Hari ini, monitoring dilakukan di Desa Setono, Desa Wakah, Desa Tawangrejo, dan Desa Ngrambe dengan kunjungan ke sekitar 20 titik yang tersebar di empat desa tersebut. (7/11/2024)
Program Bantuan Pasang Baru Listrik bagi rumah tangga miskin tahun ini diharapkan mampu memberikan akses listrik yang layak, aman, dan terjangkau kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Sebagaimana dijelaskan oleh Tim Monitoring, kegiatan ini tidak hanya menilai keberhasilan dari segi teknis pemasangan, tetapi juga menggali tanggapan dan kebutuhan warga terhadap program ini agar ke depannya bisa berjalan lebih baik. Monitoring ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Kamis dan Senin mendatang, dan akan mencakup pula Desa Sidomulyo, Desa Manisharjo, Desa Pucangan, dan Desa Krandegan.

Raden Wahyu Triyanto, yang mendampingi Tim Monitoring, mengungkapkan bahwa tujuan utama dari program ini adalah memberikan energi listrik sebagai bentuk pemerataan pelayanan dasar bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki akses listrik secara memadai. “Pemerintah berkomitmen untuk mengentaskan kemiskinan melalui penyediaan akses listrik di rumah tangga yang paling membutuhkan. Ini bukan sekadar program, tetapi wujud kepedulian dan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Di tengah-tengah kegiatan, Suwarni salah satu warga Dusun Parenan Desa Setono yang menjadi penerima bantuan, menyampaikan rasa syukurnya. “Saya berterima kasih atas bantuan ini. Dengan adanya listrik, kami merasa hidup kami lebih mudah, terutama anak-anak kami yang sekarang bisa belajar di malam hari tanpa perlu takut gelap,” katanya dengan wajah berseri. Menurutnya, program seperti ini memberikan dampak yang sangat berarti bagi keluarga-keluarga di desanya. “Ini bukan cuma soal terang di rumah, tapi terang juga bagi harapan kami ke depan,” tambahnya.

Tidak hanya menyoroti dampak langsung dari program ini, Tim Monitoring juga memperhatikan efektivitas pelaksanaan di lapangan, memastikan setiap bantuan benar-benar tepat sasaran. Program ini adalah salah satu upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pemenuhan akses listrik, sebuah kebutuhan dasar yang selama ini sulit diraih oleh sebagian masyarakat di pedesaan.
Dengan berakhirnya kegiatan hari ini, diharapkan monitoring pada hari Senin mendatang di desa-desa lainnya dapat berjalan lancar dan menyeluruh. Melalui keberhasilan program ini, pemerintah berusaha untuk terus mewujudkan cita-cita energi yang merata, menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan berdaya di setiap pelosok tanah air.