NGRAMBE-Peringatan Hari Jadi Ngawi ke-668 diwarnai ziarah makam Patih Ronggolono di Ngrambe, Kamis (2/7/2026). Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memimpin langsung rangkaian doa bersama di Jabal Kadas, Hargomulyo. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari tradisi tahunan menjelang perayaan hari jadi kabupaten.
Ziarah makam Patih Ronggolono digelar di kompleks pemakaman Patih Ronggolono dan Nyai Cempo. Lokasi ini terletak di Dusun Jabal Kadas, Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe. Acara berlangsung khidmat dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur pemerintahan.
Forkopimda Ngawi Kompak Hadir
Selain Bupati Ony Anwar Harsono, hadir pula Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko dalam ziarah tersebut. Ketua DPRD Ngawi Yuwono Kartiko King turut mendampingi jalannya acara. Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama dan Kejari Ngawi B. Hermanto juga tampak hadir.
Sekretaris Daerah Ngawi Mokh. Sodiq Triwidyanto ikut memanjatkan doa bersama rombongan. Jajaran Forkopimda Ngawi lengkap mengikuti prosesi dari awal hingga akhir. Kehadiran mereka menegaskan komitmen pemerintah daerah menjaga tradisi leluhur.
Tak hanya unsur kabupaten, Forkopimcam Ngrambe pun turut ambil bagian. Direktur RSUD, Ketua TP-PKK, dan Ketua DWP hadir memeriahkan kegiatan. Kepala OPD, KUA, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Ngrambe juga terlihat khusyuk berdoa.
Partisipasi masyarakat semakin lengkap dengan kehadiran para Kepala Sekolah dan petugas Puskesmas. Tokoh masyarakat setempat turut memberikan dukungan atas terselenggaranya acara. Sinergi berbagai elemen ini mencerminkan kekompakan warga Ngrambe.
Tradisi Rutin Setiap Bulan Juli
Ziarah makam Patih Ronggolono bukanlah kegiatan baru bagi Pemkab Ngawi. Setiap bulan Juli, tradisi serupa senantiasa dilaksanakan di beberapa titik bersejarah. Rangkaian ziarah dimulai dari Makam Raden Tumenggung Poerwodiprojo di Kauman.
Selanjutnya, rombongan berziarah ke Makam Patih Pringgo Koesoemo di Ngawi Purba. Perjalanan dilanjutkan menuju Makam Adipati Kertonegoro di Gunung Sarean, Sine. Rangkaian ziarah kemudian ditutup di Makam Patih Ronggolono dan Putri Cempo, Tawangrejo, Ngrambe.

Melalui tradisi ini, pemerintah daerah berupaya merawat nilai historis para pendahulu. Generasi muda diharapkan tetap mengenal jasa para leluhur pembangun Ngawi. Nilai-nilai kepemimpinan dan pengabdian pun terus diwariskan lintas generasi.
Momentum Refleksi Menuju Ngawi Lebih Maju
Ziarah makam Patih Ronggolono menjadi momentum reflektif bagi seluruh elemen pemerintahan. Doa bersama dipanjatkan agar Ngawi senantiasa diberkahi keberkahan dan kemajuan. Harapannya, semangat perjuangan leluhur terus menginspirasi pembangunan daerah ke depan.
Peringatan Hari Jadi Ngawi ke-668 pun semakin bermakna lewat tradisi ini. Sejarah panjang Ngawi tetap terjaga melalui penghormatan pada jasa para pendahulu. Kekompakan Forkopimda dan masyarakat Ngrambe menjadi bukti nyata kecintaan pada tanah kelahiran




